“Bekas luka jahitan pasca operasi caesar bisa menjadi sumber ketidaknyamanan bagi banyak ibu, baik secara fisik maupun emosional. Luka jahitan yang tidak dirawat dengan tepat berpotensi menimbulkan iritasi, infeksi, atau bekas parut yang sulit hilang.“

Kenapa Perawatan Luka Jahitan Setelah Operasi Caesar Itu Penting?
Perawatan luka jahitan tidak hanya berkaitan dengan tampilan luar, tetapi juga penting untuk pemulihan tubuh secara menyeluruh. Tanpa perawatan yang tepat, risiko infeksi, jahitan terbuka kembali, atau pembentukan bekas luka bisa meningkat.
Menurut Mayo Clinic, sekitar 2–5 persen dari semua prosedur bedah, termasuk operasi caesar, mengalami infeksi luka. Oleh karena itu, ibu yang baru melahirkan sangat dianjurkan untuk tidak hanya menjaga kebersihan luka, tetapi juga mengonsumsi nutrisi yang mendukung penyembuhan dari dalam.
Cara Membersihkan Luka Jahitan dengan Aman
Menjaga kebersihan luka adalah kunci utama dalam proses penyembuhan. Berikut tipsnya:
- Gunakan air hangat dan sabun lembut (hindari sabun antiseptik keras).
- Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh luka.
- Gunakan handuk bersih dan tepuk perlahan area luka.
NHS UK juga menekankan bahwa luka yang dibersihkan dengan benar akan sembuh lebih cepat dan memiliki risiko infeksi lebih rendah.
Tips OpiniDokter: Jika Anda merasa tubuh kurang bertenaga atau penyembuhan lambat. Anda juga bisa menggunakan herbal alami yang dapat menjadi pendukung pemulihan alami yang aman dan efektif, terutama untuk ibu menyusui.
Informasi selengkapnya? Klik di Sini
Nutrisi yang Mempercepat Penyembuhan Luka
Pola makan sehat mempercepat penyembuhan luka dan mendukung sistem imun tubuh.
Fokus pada:
- Protein: Telur, ayam, tempe yang mengandung protein albumin alami.
- Vitamin C: Pepaya, jeruk, kiwi untuk pembentukan kolagen.
- Zinc: Biji-bijian dan daging rendah lemak.
Dengan kombinasi makanan bernutrisi dan herbal alami, tubuh mendapat dukungan optimal dalam proses regenerasi sel kulit.
Aktivitas yang Harus Dihindari Saat Luka Belum Sembuh
Meski tubuh terasa membaik, beberapa kebiasaan bisa mengganggu proses penyembuhan:
- Mengangkat beban berat (termasuk bayi terlalu lama).
- Naik turun tangga secara berlebihan.
- Mengenakan pakaian ketat di sekitar perut.
- Tidur tengkurap atau miring ke arah luka.
Rekomendasi OpiniDokter: Percepat penyembuhan luka dengan pola makan sehat kaya protein (telur, ayam, tempe), vitamin C (pepaya, jeruk, kiwi), dan zinc (biji-bijian, daging rendah lemak), serta hindari mengangkat beban berat, naik turun tangga berlebihan, pakaian ketat di area luka, dan posisi tidur yang menekan luka. Untuk dukungan herbal dari dalam, Anda bisa menggunakan Channamax Bharata dengan Ekstrak Channa Striata.
Ingin luka pulih? Klik di Sini
Pulihkan Luka Jahitan Anda dengan Dukungan Alami
Merawat luka jahitan tidak harus rumit. Dengan menjaga kebersihan, memperhatikan pola makan, dan mengandalkan dukungan herbal alami seperti Channamax Bharata, Anda dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko bekas luka.
Dukung pemulihan luka berjalan lebih cepat dan aman dengan Channamax Bharata!


Untuk mendapatkan Channamax Bharata, Kamu bisa mencari informasi lebih lanjut melalui marketplace terpercaya atau melakukan pencarian di Google.
FAQ Seputar Luka Jahitan
Berapa lama luka caesar biasanya sembuh total?
Luka luar umumnya pulih dalam 6 minggu. Jaringan dalam bisa memerlukan waktu hingga 3 bulan.
Apakah saya bisa mandi seperti biasa setelah caesar?
Ya, setelah 48 jam. Hindari merendam luka dan gunakan sabun ringan.
Bolehkah minum suplemen herbal saat menyusui?
Boleh, selama kandungannya alami dan aman seperti Channamax Bharata. Tetap konsultasikan pada dokter untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi Anda.
Bagaimana cara tidur agar tidak menekan luka?
Tidur terlentang dengan bantal di bawah lutut, atau miring dengan penyangga di belakang.
Apa yang harus dilakukan jika luka terasa gatal?
Jangan digaruk. Gunakan kompres dingin. Channamax Bharata juga membantu mengurangi peradangan penyebab gatal dari dalam.
Kapan sebaiknya mulai minum Channamax Bharata?
Bisa dimulai sejak 1–2 hari setelah operasi, sesuai anjuran dokter.
