
Opini Dokter – Gagal ginjal kronis adalah kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara perlahan dan bersifat permanen. Kerusakan ini berlangsung selama bertahun-tahun hingga akhirnya ginjal tidak mampu lagi menyaring racun, kelebihan cairan, dan limbah metabolisme dari darah. Jika tidak dikendalikan, gagal ginjal kronis dapat berkembang menjadi stadium akhir yang membutuhkan dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal.
Ginjal memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan cairan, mengatur tekanan darah, mengontrol elektrolit, dan membantu produksi hormon. Saat ginjal rusak secara bertahap, fungsi-fungsi penting ini ikut terganggu dan memengaruhi seluruh sistem tubuh.
Tips OpiniDokter: Untuk membantu memperlambat perkembangan gagal ginjal kronis, biasakan cukup minum air putih, kurangi garam dan makanan olahan, batasi protein hewani, hindari obat pereda nyeri jangka panjang, jaga tekanan darah serta gula darah tetap stabil, turunkan berat badan bila berlebih, hentikan rokok dan alkohol, serta jangan menahan kencing.
Pelajari lebih lanjut? Klik di Sini
Penyebab Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis biasanya disebabkan oleh kondisi yang merusak ginjal dalam jangka panjang. Beberapa penyebab utama meliputi:
1. Diabetes (Gula Darah Tinggi)
Diabetes adalah penyebab nomor satu gagal ginjal kronis di seluruh dunia. Gula darah tinggi merusak pembuluh darah kecil di ginjal sehingga kemampuan filtrasi menurun.
2. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol menyebabkan pembuluh darah ginjal menegang dan rusak. Ini mempersulit ginjal menyaring darah dengan baik.
3. Penyakit Ginjal Polikistik
Faktor genetik yang menyebabkan tumbuhnya banyak kista di ginjal. Kista ini merusak jaringan ginjal secara perlahan hingga fungsi ginjal menurun.
4. Infeksi Ginjal Berulang (Pielonefritis)
Infeksi yang terjadi berkali-kali dapat menyebabkan jaringan parut (fibrosis) di ginjal sehingga fungsinya menurun.
5. Penyumbatan Aliran Urin
Terjadi akibat pembesaran prostat, tumor, atau batu ginjal yang menghambat aliran urin dan menyebabkan tekanan balik pada ginjal.
6. Konsumsi Obat dan Bahan Kimia Tertentu
Penggunaan jangka panjang obat NSAID (ibuprofen, naproxen), jamu tidak jelas kandungan, atau paparan zat kimia tertentu dapat merusak ginjal secara bertahap.
7. Penyakit Autoimun (Lupus Nefritis)
Sistem kekebalan tubuh menyerang ginjal sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan kronis.
Faktor Risiko Lainnya
Beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan terkena gagal ginjal kronis:
- Riwayat keluarga penyakit ginjal
- Obesitas
- Merokok dan konsumsi alkohol
- Kolesterol tinggi
- Usia lanjut
Gejala Gagal Ginjal Kronis
Pada awalnya, gagal ginjal kronis sering tidak menimbulkan gejala. Namun, seiring penurunan fungsi ginjal, muncul tanda-tanda berikut:
- Mudah lelah dan lemas
- Pembengkakan di kaki, tangan, atau wajah
- Urin berbusa atau berubah warna
- Mual, muntah, atau hilang nafsu makan
- Kulit kering dan gatal
- Tekanan darah tinggi
- Sulit konsentrasi atau sering mengantuk
- Nyeri pinggang atau punggung bawah
- Frekuensi buang air kecil berubah (lebih sering atau lebih sedikit)
Jika gejala sudah jelas, biasanya kerusakan ginjal sudah mencapai tahap lanjut.
Rekomendasi OpiniDokter: Untuk dukungan alami fungsi ginjal, gunakan Orthafit Bharata dengan ekstrak kumis kucing yang membantu melancarkan buang air kecil, mengurangi penumpukan cairan dan racun, menurunkan asam urat, meredakan peradangan, serta mendukung filtrasi ginjal agar pembengkakan dan tubuh lemas berkurang.
Informasi lebih lanjut Klik di Sini
Gagal ginjal kronis berkembang perlahan dan sering tidak disadari. Dengan memahami penyebabnya dan memberikan dukungan nutrisi alami seperti Orthafit Bharata, Anda dapat membantu menjaga ginjal tetap berfungsi lebih lama.
Ingin tahu apakah Orthafit Bharata cocok untuk Anda?


Untuk mendapatkan Orthafit Bharata, Kamu bisa mencari informasi lebih lanjut melalui marketplace terpercaya atau melakukan pencarian di Google.
