
Opini Dokter – Gagal ginjal adalah kondisi serius ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring limbah, racun, serta kelebihan cairan dari darah secara optimal. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba (akut) atau berkembang perlahan dalam jangka panjang (kronis). Yang membuatnya berbahaya, kerusakan ginjal sering terjadi tanpa gejala hingga mencapai tahap yang parah.
Ginjal adalah organ vital yang bekerja 24 jam menyaring darah, mengatur tekanan darah, menyeimbangkan cairan, serta menjaga kadar elektrolit tubuh. Ketika fungsi ginjal menurun, racun akan menumpuk dan memicu berbagai komplikasi serius. Karena itu, penting untuk memahami apa saja penyebab gagal ginjal sejak awal.
Tips OpiniDokter: Jaga kesehatan ginjal dengan langkah sederhana seperti: cukup minum air putih, kurangi garam & makanan kemasan, batasi minuman manis dan soda, jaga berat badan ideal, rutin bergerak, serta batasi protein hewani bila fungsi ginjal mulai melemah.
Pelajari lebih lanjut? Klik di Sini
Penyebab Utama Gagal Ginjal
Gagal ginjal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penyakit kronis hingga kebiasaan sehari-hari. Berikut penyebab yang paling umum:
1. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Hipertensi adalah penyebab utama gagal ginjal. Tekanan darah yang terus-menerus tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, sehingga kemampuan ginjal menyaring darah menurun.
2. Diabetes (Gula Darah Tinggi)
Kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes merusak pembuluh darah di ginjal secara bertahap. Ini merupakan penyebab nomor satu gagal ginjal kronis di seluruh dunia.
3. Penyakit Ginjal Polikistik (Keturunan)
Kondisi genetik ini menyebabkan tumbuhnya kista-kista di dalam ginjal yang perlahan merusak jaringan ginjal hingga kehilangan fungsinya.
4. Infeksi Ginjal Berulang (Pielonefritis)
Infeksi ginjal yang terjadi berulang kali menyebabkan peradangan dan kerusakan permanen pada jaringan ginjal.
5. Batu Ginjal yang Tidak Ditangani
Batu ginjal yang besar atau sering kambuh dapat menghambat aliran urin dan menyebabkan kerusakan ginjal jangka panjang.
6. Penggunaan Obat Pereda Nyeri Berlebihan
Obat NSAID seperti ibuprofen atau naproxen jika digunakan terlalu sering dapat merusak ginjal. Sama halnya dengan konsumsi jamu atau suplemen tertentu tanpa pengawasan.
7. Dehidrasi Berat dan Kekurangan Cairan
Kurangnya asupan cairan menghambat proses penyaringan ginjal dan menyebabkan penumpukan racun dalam darah.
8. Penyakit Autoimun (Lupus)
Pada lupus nefritis, sistem imun tubuh menyerang ginjal sehingga terjadi peradangan dan kerusakan struktur ginjal.
9. Penyumbatan Aliran Urin
Dapat disebabkan oleh pembesaran prostat, batu ginjal, atau tumor yang menghalangi aliran urin dan menyebabkan kerusakan ginjal.
10. Konsumsi Alkohol dan Rokok
Kebiasaan ini menambah beban kerja ginjal dan mempercepat kerusakan pembuluh darah yang mempengaruhi fungsi ginjal.
Tanda-Tanda Awal yang Sering Terabaikan
Meskipun bukan gejala langsung penyebabnya, tanda berikut perlu diwaspadai karena sering muncul akibat fungsi ginjal mulai menurun:
- Mudah lelah
- Pembengkakan kaki atau wajah
- Urin berbusa atau berubah warna
- Tekanan darah meningkat
- Mual, muntah, atau tidak nafsu makan
- Nyeri pinggang
Jika tanda-tanda ini muncul berulang, segera waspadai kondisi ginjal Anda.
Rekomendasi OpiniDokter: Untuk menjaga kesehatan ginjal secara alami, gunakan Orthafit Bharata dengan ekstrak kumis kucing. Herbal ini membantu melancarkan buang air kecil, mengurangi kelebihan cairan, menurunkan asam urat, dan mendukung fungsi ginjal tetap optimal.
Informasi lebih lanjut Klik di Sini
Gagal ginjal tidak terjadi dalam semalam. Sebagian besar penyebab berawal dari kebiasaan tidak sehat, penyakit kronis, atau kondisi yang diabaikan. Dengan mengelola gaya hidup dan memberikan dukungan herbal seperti Orthafit Bharata, Anda dapat membantu menjaga kesehatan ginjal lebih lama.
Ingin tahu apakah Orthafit Bharata cocok untuk Anda?


Untuk mendapatkan Orthafit Bharata, Kamu bisa mencari informasi lebih lanjut melalui marketplace terpercaya atau melakukan pencarian di Google.
